Tabloid On Line
07/09/2010
Advertisement
Home > Peristiwa
Peristiwa
PNS Diharapakan Memberikan Tauladan Dalam Pelunasan PBB PDF Cetak E-mail
13/08/2010
SUMENEP : Pemerintah Kabupaten Sume nep menekankan Camat untuk memperta jam sosisalisasi tentang kewajiban membayar iuran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada warga masyarakat.

Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi pelunasan PBB semester pertama tahun 2010, di Kantor Bupati, senin (12/07) mengatakan, Camat mempunyai kewajiban melakukan penyuluhan secara rutin dan terpadu untuk mengajak warga masyarakat membayar iuran PBB tepat waktu.

Selama ini kesadaran warga masyarakat untuk melunasi iuran PBB  masih sangat rendah, buktinya, hingga  kini, realisasi penerimaan PBB sektor perkotaan dan pedesaan sebesar Rp. 1.203.000.000,00 lebih. Padahal, bagi warga masyarakat obyek pajak, wajib hukumnya membayar iuran PBB sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

”Membayar iuran PBB harus direspon positif oleh semua pihak, karena sudah merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan, bagaimanapun juga tanpa harus berfikir lagi.

Bupati menyatakan, pihaknya sangat meyesalkan apabila ada PNS yang tidak ikut aktif memberikan pencerahan pada masyara kat untuk membangun kesadaran warga masyarakat membayar kewajiban PBB-nya.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keungan dan Aset Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Didik Untung Samsidi, MM mengungkapkan, hingga tanggal 9 Juli 2010, realiasasi PBB dari pagu sebesar Rp. 5 milyar lebih, baru terealisasi sebesar Rp. 1.219.000.000,00 lebih, dan dari 27 Kecamatan yang sudah melunasi PBB 100 persen ada 5 Kecamatan, diantaranya Kecamatan Sapeken, Raas, Dungkek, Giligenting, dan Talango.

”Sementara itu, Kecamatan yang realiasasinya 0 persen, yakni Kecamatan Masalembu, Kangayan, dan Kecamatan Dasuk, serta Kecamatan yang lainnya rata-rata realisasi PBB-nya antara 2 hingga 71 persen, ”ungkapnya. [Yasik,Esha/NR]

 
Keluarga Paiketan Bali Kunjungi Sumenep PDF Cetak E-mail
13/08/2010
SUMENEP : Sebanyak 178 warga masyarakat Bali yang tergabung dalam Keluarga Paiketan Arya Wang Bang Pinatih, Senin (19/09), berkunjung ke Kabupaten Sumenep. Kedatangan rombongan tersebut diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM di Pendapa Agung Keraton Sumenep.

Ketua rombongan Keluarga Paiketan Arya Wang Bang Pinatih, I Gusti Agung Citra Umbara, mengata kan, pihaknya sengaja datang ke Sumenep untuk kunjungan kekera batan. Sebab Keluarga Paiketan Arya Wang Bang Pinatih masih keturunan Arya Wiraraja yang merupakan raja pendiri Sumenep. Selain lawatan kekerabatan, kunjungan tersebut bertujuan untuk mengingatkan kembali dan mengenal lebih dekat peninggalan sejarah Wiraraja.

”Kunjungan ini merupakan agenda kami setiap tahun, dan kegiatan tahun ini sebagai upaya untuk menyatukan sejarah Arya Wiraraja,” ungkap I Gusti Agung Citra Umbara.
I Gusti Agung Citra Umbara juga berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep bisa memelihara dan merawat peninggalan Arya Wiraraja, mengingat peninggalan tersebut merupakan sejarah yang tak bisa dilepaskan dari keberadaan Sumenep.

Sementara itu, Wakil Bupati menyampaikan ungkapan terima kasih atas kedatangan rombongan Keluarga Bali, dan pihaknya juga ingin agar jalinan silaturrahmi ini, tidak hanya tampak setahun sekali namun jalinan silaturrahmi ini terus berkesimbanbungan.

”Kami sangat mendukung kegiatan keluarga besar Paiketan, dan kami harapkan perbedaan budaya warga msyarakat Sumenep dengan warga masyarakat Bali tidak dijadikan sebuah pemisah. Sebab bagaimanapu juga keluarga besar Paiketan juga keturunan Arya Wiraraja,” ungkapnya.

Setelah dari Pendapa Agung, rombongan Keluarga Paiketan Arya Wang Bang Pinatih dijawadalkan mengunjungi bekas keraton Arya Wiraraja di Batu Putih, dan makam Jokotole di Manding.
Sedangkan kedatangan rombongan Keluarga Paiketan Arya Wang Bang Pinatih ke Sumenep tahun ini, merupakan kunjungan yang kedua kali setelah pada tahun 2009 Keluarga Paiketan Arya Wang Bang Pinatih dari Bali juga berkunjung ke Kabupaten Sumenep.[Yasik, Adjie/NR]